Internasional

Truk Sampah Digunakan buat Kirim Daging menuju Warga Wuhan China

Pemandangan tak biasa terjadi di Kota Wuhan, China. Selain ramai dikabarkan sebagai asal virus corona atau Covid 19 menyebar, kini kabar terbaru menyorot media massa. Yakni temuan pengiriman daging beku kepada warga Wuhan menggunakan truk sampah.

Sebanyak 1.000 kantong berisi daging beku itu diangkut truk sampah dan dikirim untuk warga. Lalu bagaimana kabarnya? Dikutip dari , kejadian tersebut terbongkar berkat laporan warga.

Kabarnya, komite lingkungan dari sebuah komunitas perumahan Wuhan ditemukan menggunakan truk sampah untuk mengirimkan daging beku kepada penduduk. Akun Weibo resmi pemerintah kabupaten Qingshan di Wuhan, Provinsi Hubei, mengatakan peristiwa terjadi pada hari Rabu. Dari lapoan warganet, otoritas lokal menemukan komite lingkungan masyarakat bernama "Gangdu Garden" menggunakan truk sampah untuk mengirimkan 1.000 kantong daging beku untuk penduduk.

Lalu sebanyak 530 kantong telah sampai di tangan warga. Setelah kejadian itu, komite lingkungan mengirim pegawainya meminta maaf kepada setiap warga. Mereka diperintahkan juga untuk mengambil kembali semua daging untuk kemudian dihancurkan.

Serta berjanji untuk mengirimkan daging segar hari ini Kamis dengan cara yang aman dan bersih. Cabang komisi pengawasan kedisiplinan partai dan komisi pengawasan nasional distrik Qingshan memutuskan untuk memecat dua pejabat di komite lingkungan. Keduanya yang dipecat merupakan ketua partai dan wakil direktur komite lingkungan.

Seorang pejabat komite lingkungan, yang tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa tindakan kantornya dimungkinkan karena kurangnya kendaraan. "Kesalahan ini mungkin disebabkan oleh kekurangan kendaraan untuk operasional," ungkapnya. Adapun dituliskan, pengiriman daging beku kepada warga dilakukan untuk mencegah penyebaran corona.

Warga dicegah untuk saling bertemu terutama dalam skala besar. Sebagian besar penduduk Wuhan tidak diizinkan untuk pergi berbelanja, sehingga pejabat dan sukarelawan bertanggung jawab untuk memberikan kebutuhan hidup kepada mereka. Lebih dari 20 kota di Daratan China penuh dengan limbah medis.

Kota Wuhan di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah Covid 19, menghasilkan enam kali lebih banyak limbah medis dari biasanya. Fasilitas pengolahan sampah medis di 28 kota seantero China terus bekerja meski melebihi kapasitas. Fakta ini disampaikan Kementerian Ekologi dan Lingkungan China di depan awak pers.

Pemerintah tidak menyebutkan kota mana saja yang dimaksud kelebihan kapasitas pengolahan sampah itu. Rumah sakit di Wuhan menjadi pusat perawatan bagi 11 juta orang dimana 80 persen di antaranya meninggal karena Covid 19. Fasilitas medis ini menghasilkan lebih dari 240 ton limbah medis setiap harinya selama puncak wabah.

Normalnya, rumah sakit ini hanya memproduksi 40 ton per harinya jelas Kepala Kantor Kementerian Darurat Zhao Qunying. Pemerintah pusat mengerahkan 46 fasilitas pengolahan limbah medis untuk menanggulangi penumpulan di kota. Zhao menjelaskan, China juga membangun fasilitas pengolahan ini dengan kapasitas 30 ton, dalam waktu 15 hari.

Sejumlah langkah ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengolahan limbah kota dari 50 ton menjadi 263 ton per harinya. Sebelumnya, wabah corona sudah menginfeksi lebih dari 80.000 orang dan menewaskan 3.000 orang China. Paparannya sampai saat ini sudah menjangkiti lebih dari 100 negara di dunia.

Zhao tidak merinci kota mana saja yang mengalami penumpukan sampah medis. Akan tetapi sebenarnya pengolahan limbah medis yang tidak memadai adalah masalah lama yang dialami Tiongkok. Lebih dari 2 juta ton sampah medis diproduksi pada 2018 dilansir dari Biro Statistik Nasional.

Tetapi 76 kota tidak bisa mengolahnya dengan tepat waktu. Sementara itu, anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan masker di luar ruangan menambah kapasitas sampah ini. Pabrik China memproduksi masker sekitar 116 juta sehari pada bulan lalu, meningkat 12 kali lipat dari awal Februari.

Tidak jelas berapa banyak pelindung alat pernapasan yang dihancurkan setiap harinya. Namun, pemerintah memberlakukan pembatasan pembelian masker ini. Biasanya limbah rumah sakit dimusnahkan dengan cara dibakar setelah sterilisasi.

Namun sebelumnya ada pemisahan juga untuk kategori limbah berpenyakit dengan limbah rumah tangga. Sebelumnya, Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Selasa (10/3/2020) untuk pertama kalinya mengunjungi Wuhan sejak maraknya wabahvirus corona. Kota dengan 11 juta penduduk ini terisolasi sejak akhir Januari.

Kunjungan Xi mengisyaratkan bahwa wabah Covid 19 sudah mengalami perubahan positif di China. Setelah itu, muncul pengumuman bahwa industri sudah boleh kembali beroperasi. Hal ini disambut baik para otoritas provinsi.

Mereka menurunkan tingkat darurat terhadap epidemi ini. Wuhan sendiri, dikenal sebagai salah satu kota industri di China. Kota ini menyumbang hampir 10 persen produksi kendaraan di daratan China.

Sekaligus menjadi rumah produksi suku cadang untuk kendaraan bermotor. Kini, kondisi perekonomian China berangsur angsur kembali normal. Ekonom dari Euler Hermes memprediksi kondisi perekonomian di China.

Menurutnya, kendati kini perekonomian sudah berjalan 25 persen di bawah level yang sebelumnya, tetapi setidaknya April semuanya harus bisa berjalan kembali dilansir News . Meski sudah melonggarkan beberapa pembatasan, Pemerintah Hubei tetap membatasi transportasi di Wuhan. Sekolah sekolah masih akan ditutup sampai batas waktu yang belum diketahui.

Pada Rabu (11/3/2020) perusahaan Honda Motor Co mengatakan akan kembali menjalankan perusahaannya di Wuhan. Namun, pekerjaan akan dilakukan secara terbatas. Pabrik otomotif asal Jepang ini mengatakan, akan kembali melakukan produksi mobil secara bertahap.

Termasuk di antaranya membuat CR V SUV, yang meraup banyak perhatian di bursa mobil dunia. Rival Honda, yakni Nissan Motor Co juga berencana untuk menghidupkan kembali industri miliknya di Provinsi Hubei dilansir . Nissan akan kembali melakukan produksi bersama cabang lainnya di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan sekitar minggu ini.

Hal ini dikonfirmasi dari pihak perusahaan terkait.

Baca Berita Lain

Jessica Alba Jalani Terapi Bersama Putri Sulungnya Demi Jadi Ibu yang Baik

Adinda Sherlina

Demi Penuhi Permintaan Sang Nenek, Pasangan Ini Menikah Darurat di Rumah Sakit

Adinda Sherlina

Ternyata Penyanyi Jepang Ninomiya Sudah Lima Tahun Pacaran Dengan Penyiar TV Ini

Adinda Sherlina

16 Orang Positif Virus Corona di Vietnam Dinyatakan Sembuh! Terungkap Ini Langkah yang Diterapkan

Adinda Sherlina

Daftar 20 Negara di Asia yang Belum Terinfeksi Virus Corona Selain Indonesia

Adinda Sherlina

Perkosa Sapi Betina, Pria 68 Tahun Ini Tersenyum saat Ditanya Alasan Lakukan Aksi Bejatnya

Adinda Sherlina

Tak Hanya Hukuman Rajam, Brunei Darussalam juga Terapkan Hukuman Potong Tangan dan Hukuman Mati

Adinda Sherlina

Ini Pesan Buat Orang Ketiga Tunangan Selingkuh Viral Kisah Pilu Gadis Pacaran 12 Tahun Gagal Nikah

Adinda Sherlina

Pelaku Tolak Pembayaran VIRAL Video Petugas Hotel Terdiam & Tak Melawan Diserang 2 Orang Tamunya

Adinda Sherlina

Leave a Comment