Bisnis

RUU Cipta Kerja Kini Resmi Masuk Agenda Pembahasan Badan Legislatif DPR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya sepakat untuk membawa draf Rancangan Undang Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja ke pembahasan di Badan Legislasi (Baleg). Kesepakatan ini diambil pimpinan DPR dalam Rapat Paripurna di Gedung MPR/DPR, Senayan, Kamis 2 April 2020 kemarin yang dihadiri langsung dan dapat diikuti secara virtual oleh anggota dewan. Penetapan ini ditandai dengan dibacakannya persetujuan rapat pengganti Bamus DPR tanggal 1 April 2020 yang dihadiri oleh seluruh pimpinan fraksi terhadap Surat Presiden R 06/Pres/2/2020 tanggal 7 Februari 2020.

Dalam rapat pengganti Bamus tersebut telah disepakati pembahasan RUU Cipta Kerja akan dilakukan Baleg. "Surat Presiden R 06/Pres/2/2020 tanggal 7 Februari 2020 berkenaan RUU Cipta Kerja yang telah dibawa rapat konsultasi pengganti Bamus dan telah disepakati untuk diserahkan kepada Badan Legislasi. Berdasarkan ini kita sepakati untuk rancangan UU Cipta Kerja ini akan kita serahkan kepada Badan Legislasi," kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang memimpin rapat. Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Baidowi mengatakan akan segera membentuk panitia kerja (pPanja) untuk pembahasan RUU Cipta Kerja ini.

"Kami akan undang semua kalangan untuk menemukan titik temu yang sama soal RUU ini. Semua pihak yang berkepentingan, tentunya termasuk buruh," kata Baidowi. Dalam kondisi pandemi Covid 19, DPR akan berusaha untuk tetap memfasilitasi masukan dari berbagai pihak untuk mencapai musyawarah dan mufakat termasuk untuk RUU Cipta Kerja. "Undangannya bisa datang langsung, ataupun secara virtual. Tetap harus difasilitasi pihak pihak yang berkepentingan," ujar Baidowi.

Baca Berita Lain

Ini Rinci Kekayaan Masuk di Manifest Pesawat I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi Profil Istri Ari Askhara

Adinda Sherlina

Sebanyak 98 Persen Transaksi di BCA Merupakan Transaksi Digital

Adinda Sherlina

Dahlan Iskan Sebut Pekerjaan Ahok di Pertamina Tak Berat

Adinda Sherlina

Menhub Budi Karya: Larangan Terbang Boeing 737 MAX 8 Berlaku Sampai Ada Klarifikasi FAA

Adinda Sherlina

Jangan Bawa Kasus Jiwasraya menuju Ranah Politik Kian Kusut & Bingungkan Publik Ekonom Indef

Adinda Sherlina

Kopi Asal Sumedang Ini Mulai Lirik Pasar Afrika

Adinda Sherlina

14 Triliun buat Revitalisasi 4 Bandara Milik Pemerintah AP II Siapkan Rp 2

Adinda Sherlina

Saatnya Potensi Desa Digali & Dimanfaatkan buat Kesejahteraan Masyarakatnya kata Pendiri Sensa.id

Adinda Sherlina

BNI susah Longgarkan Suku Bunga Kredit karena Biaya Dana Masih Tinggi

Adinda Sherlina

Leave a Comment