Corona

Peran Krusial Pemimpin Hadapi Covid-19

Jumlah pasien positif terinfeksi coronavirus disease 2019 (Covid 19) di Indonesia terus bertambah. Untuk menangani pandemi Covid 19, diperlukan peran seorang pemimpin menghadapi ancaman non militer tersebut. Sampai Kamis (23/4/2020) pukul 12.00 WIB, tercatat total kasus positif meningkat menjadi 7.775 pasien.

Pasien sembuh sebanyak 960 orang. Sedangkan, kasus meninggal menjadi 647 orang. “Peran seorang pemimpin menerapkan strategi pertahanan semesta menghadapi covid 19 sangat kritikal mengingat pandemik ini termasuk jenis ancaman pertahanan non militer," kata Thomas Nur Yaputra, alumni Lembaga Ketahanan Nasional, saat dihubungi Jumat (24/4/2020). Dia menjelaskan, para pemangku kebijakan harus fokus bekerja berpedoman pada keselamatan rakyat yang notabene hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Exto). Sementara hal yang lain dapat ditunda terlebih dahulu.

"Curahkan segenap waktu, tenaga, pemikiran, dan sumber daya terhadap penanganan pandemi COVID 19. Jadi segala keputusan dan kebijakan yang diambil sebaiknya dikaji secara matang sehingga tidak menimbulkan erosi kepercayaan umum maupun gesekan dan konflik konflik internal," kata dia. Namun, kata dia, kebijakan nasional semesta membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen bangsa.

Tidak boleh lagi ada kepentingan politik dan kepentingan kelompok dalam menanggulangi ancaman pandemi Covid 19. Salah satu faktor yang sangat berperan menciptakan situasi kondusif dalam penanganan adalah dengan mempertahankan ekonomi rakyat. Baik melalui bantuan pemerintah, maupun stimulus kepada para pelaku usaha.

"Rakyat dapat memahami bahwa pandemik ini adalah bencana nasional dan internasional selama isu perut dapat dibantu oleh pemimpinnya. Sejarah mengajarkan kita bahwa ketika "isu perut" ini terusik, maka ancaman fatal di depan mata," tutur Kepala Biro Pertahanan Partai Demokrat itu. Untuk diketahui, Partai Demokrat melalui Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona membantu masyarakat di tengah pandemik COVID 19.

Per tanggal 21 April 2020, Partai Demokrat mendistribusikan lebih dari 1 juta masker, 150 ribu paket sembako, 77 ribu hand sanitizer, 630 ribu liter cairan disinfektan serta uang tunai Rp 5 milliar di 34 provinsi. Banyak aksi nyata dari masyarakat membantu pemerintah, mulai dari lingkup pribadi, RT/RW, alumni sekolah, seperti Yayasan Alumni Indiana University Indonesia, sampai perusahaan perusahaan swasta lainnya. Selain daripada itu, Yayasan Budha Tzu Chi juga telah berperan sangat aktif menggalang dana sebesar 500 milyar untuk membantu Pemerintah dan Masyarakat menghadapi COVID 19.

Baca Berita Lain

DPR RI Perpanjang Masa Reses Hingga 29 Maret 2020 Wabah Corona Belum Reda

Adinda Sherlina

Angka Kematian di Inggris karena Corona Terbanyak Kedua di Dunia

Adinda Sherlina

Guru Jadi Teladan Kerelawanan Selama Pandemi Covid-19 Kemendikbud

Adinda Sherlina

Seckel Syndroma Berjuang Melawan Covid-19 kisah Diva Anak Pengidap Penyakit Langka

Adinda Sherlina

RS Darurat Pulau Galang dari Dioperasikan Senin

Adinda Sherlina

RS Wisma Atlet Rawat 662 Pasien Positif Covid-19 Update Sabtu 9 Mei

Adinda Sherlina

Pemerintah Telah Periksa 143 Ribu Lebih Spesimen Terkait Covid-19 Gunakan Dua Metode Pengujian

Adinda Sherlina

Mirip DBD Namun Tak Sesak Napas Mual & Lemas Ciri & Gejala Corona yang Dirasakan Bima Arya

Adinda Sherlina

Tracing & Testing Dimaksimalkan Menko PMK Minta Tracking Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Tinggi

Adinda Sherlina

Leave a Comment