Internasional

Mobil si Penabrak Langsung Ditendang-tendang VIRAL Bocah Ngamuk saat Ibunya Tertabrak

Bocah asal Tiongkok ini disebut sebut sebagai pahlawan kecil atas reaksinya melihat sang ibu tertabrak mobil. Momen itu terekam dalam CCTV yang kemudian diunggah oleh akun Facebook South China Morning Post (11/12/2019). Dalam video, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang menyebrang jalan melalui zebra cross di wilayah Chongqing, China.

Ibu dan anaknya itu menyebarang dengan santai di zebra cross. Mobil yang melaju seharusnya berhenti, mendahului pejalanan kaki yang sedang menyebrang. Namun, ada satu mobil yang diduga lalai hingga tidak sempat menginjak rem tepat waktu.

Akibatnya, ibu dan anak itu pun tertabrak. Keduanya hampir terpental di jalanan. Sang anak yang mengalami insiden itu langsung menangis.

Namun ia tak diam saja. Saat ibunya masih tersungkur di tengah jalan. Anak itu langsung berdiri setelah memeriksa keadaan ibunya.

Setelah memastikan ibunya tak apa apa, bocah itu langsung menuju si pengendara dan menendang nendang bagian depan mobilnya. Dengan perasaan marah serta takut yang terpancar dari raut wajahnya, bocah itu meminta pertanggungjawaban pengendara mobil yang telah menabrak ibunya. Anak itu pun kembali menghampiri ibunya.

Untungnya, menurut South China Morning Post, tak ada yang mengalami luka serius dalam insiden itu. Polisi pun berkata si pengendara bertanggung jawab penuh atas kelalaiannya. Ibu dan anak itu dibawa ke rumah sakit dengan mobil yang si pengendara.

Saat video itu viral, banyak netizen yang memuji aksi bocah itu. "Ia melakukannya dengan baik. Bocah itu memeriksa ibunya dulu sebelum 'memarahi' pengemudi," tulis seorang netizen. "Bocah itu sangat menyayangi ibunya, keren," tulis netizen lain.

Simak video lengkapnya berikut ini: Kisah rasa sayang pada ibunya juga tercermin dari bocah 11 tahun asal Jombang ini. Diberitakan pada 13 September 2019, Muhammad Gunadiono (11) menjadi sorotan sejak diketahui dirinya merawat sang ibu yang terkena stroke sejak tahun 2017 lalu.

Saat ceritanya viral hingga terdengar sampai pemerintah setempat, barulah Gunadiono mendapat bantuan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Moh Sholeh mengatakan, Pemkab Jombang baru mendapatkan laporan terkait kondisi Umiati (46), ibu dari Gunadiono, pada Kamis (12/9/2019). Berdasarkan penelusuran, keluarga Umiati diketahui sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Berbekal kartu tersebut, keluarga itu berhak menerima pelayanan dalam program pemenuhan kebutuhan dasar yang menjadi hak keluarga miskin yang difasilitasi pemerintah. "Tetapi masalahnya sekarang kan bukan soal itu lagi." "Ada masalah psikologi keluarga yang perlu kita dampingi," kata Sholeh saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Dijelaskan, Pemkab Jombang akan menerjunkan para pendamping sosial untuk mendampingi Gunadiono, paman, dan bibinya serta keluarga terdekat. "Pastinya kami kirimkan pendamping sosial ke sana untuk mendampingi, meyakinkan keluarganya, agar Bu Umiati bisa dibawa berobat ke rumah sakit," kata Sholeh. Dinsos Jombang juga mencarikan rumah sakit yang bisa melayani pasien tanpa adanya penunggu dari pihak keluarga.

Menurut Sholeh, sekolah Gunadiono tidak boleh terganggu meski ibunya dirawat di rumah sakit. "Alternatifnya kami carikan, mulai dari rumah sakit yang punya perawat khusus atau kita carikan tetangga yang bisa menungui kalau ibunya anak ini dirawat di rumah sakit," ujar dia. Sebelumnya diberitakan, Muhammad Gunadiono (11), seorang murid kelas 5 Sekolah Dasar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merawat ibunya yang terkena stroke sejak dua tahun lalu.

Sebelumnya, Gunadiono tinggal bersama neneknya di Dusun Balongdoro, Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Sementara Umiati, ibu dari Gunadiono, bekerja mencari nafkah di Surabaya. Saat awal duduk di kelas 3 SDN Gedongombo 2, nenek Gunadiono meninggal dunia.

Dia pun terpaksa diboyong Miran, pamannya, untuk tinggal bersama. Namun tak berselang lama, ibunya pulang dari Surabaya dalam kondisi sakit stroke. Ibu dari Gunadiono inipun akhirnya ditampung di rumah Miran, di Dusun Balongmojo Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Baca Berita Lain

Cakar Pemiliknya Hingga Tewas, Burung Kasuari Kesayangan Ini Akhirnya Dilelang

Adinda Sherlina

Unggah Foto Seksi di Facebook, Wanita Kamboja Diserang Pacar yang Cemburu Buta hingga Babak Belur

Adinda Sherlina

Gara-gara Pakai Sandal Jepit Separuh Badannya Terperosok Foto-foto Viral Pria Terjepit Eskalator

Adinda Sherlina

Kisah Bayi Seukuran Telapak Tangan Orang Dewasa dan Bisa Minum ASI

Adinda Sherlina

Demi Penuhi Permintaan Sang Nenek, Pasangan Ini Menikah Darurat di Rumah Sakit

Adinda Sherlina

Antusiasme WNI di Stockholm Gunakan Hak Pilihnya dalam Pemilu 2019

Adinda Sherlina

Dukungan Kepada PM Jepang Tetap Tinggi Karena Oposisi Lemah Sekali Saat Ini

Adinda Sherlina

Kisah Viral Cinta Tulus Pemilik Warung pada Anak Berkebutuhan Khusus Penjual Tissue

Adinda Sherlina

Terkena Bakteri Pemakan Daging Usai Perawatan Manikur, Seorang Ibu Hampir Kehilangan Jari Tangannya

Adinda Sherlina

Leave a Comment