Nasional

Menko PMK Sebut Status Bencana Nasional buat Banjir Jakarta Tergantung Pemerintah DKI

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan hingga kini pemerintah belum menetapkan status banjir di Jabodetabek sebagai darurat bencana nasional. "Masih sedang dipertimbangkan yang jelas sampai sekarang belum ada penetapan status," ujar Muhadjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2019). Muhadjir mengatakan pemerintah pusat masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan jika Pemprov DKI Jakarta masih sanggup menangani, pemerintah pusat tidak akan menaikan statusnya menjadi bencana nasional. "Itu sangat tergantung kepada pemerintah DKI Jakarta. Kalau pemerintah DKI Jakarta sanggup mengatasi saya kira tidak perlu ada darurat nasional itu," kata Muhadjir. Seperti diketahui, hujan yang mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Selasa malam (31/12/2019) membuat banjir di beberapa wilayah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali meninjau pintu air Manggarai, di Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (2/1/2020) petang. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Anies, debit air di pintu air Manggarai berada di level ketinggian 750 cm per pukul 16.00 WIB. Angka ini disebut jauh lebih rendah dari kondisi hari kemarin dimana ketinggian air bisa mencapai angka di atas 900 cm.

"Ini jauh lebih rendah dari pada kondisi kemarin, dimana mencapai angka di atas 900. Normal rata rata di musim hujan 600 cm," kata dia di lokasi. Katanya, pada saat hujan mengguyur Jakarta selama belasan jam pada Selasa sore hingga Rabu pagi kemarin, ketinggian permukaan air di pintu air Manggarai berada di angka 900 cm. Artinya ada kenaikan air setinggi tiga meter. "Tiga meter itu luar biasa. Sekarang kembali 750 cm bertahap lebih rendah. Artinya, volume air datang dari kawasan hulu sudah mulai berkurang," ujar dia.

Untuk diketahui, sebelum tiba di pintu air Manggarai mantan Mendikbud ini lebih dulu meninjau kawasan Kampung Pulo di Jakarta Timur. Di sana, Anies melihat sendiri debit air juga perlahan sudah mulai surut. Sehingga bercermin dari ketinggian air di dua tempat itu, ia menjelaskan bahwa kondisi Jakarta sudah makin terkendali. "Jadi secara bertahap kondisi di Jakarta sudah semakin terkendali," ungkapnya.

Adapun jika ditengok dari data yang tertulis di papan informasi pintu air Manggarai, pada Kamis 2 Januari 2020, terhitung pukul 10.00 WIB. Ketinggian air menunjukkan 865 cm (siaga 2) dan berangsur turun 100 cm pada pukul 15.30 WIB. Lanjut turun lagi menjadi 750 cm alias berubah statusnya jadi siaga 4 pada pukul 16.00 WIB.

Baca Berita Lain

Dari Dubai, Prabowo Lanjutkan Perjalanan ke Swiss dan Jerman

Adinda Sherlina

Menteri Kesehatan Minta Jemaah Haji Diperiksa Kesehatannya 10 Tahun Sebelum Keberangkatan  

Adinda Sherlina

Ponpes Al Mukmin Ngruki Pastikan ABB Yang Disebut Terlibat Kerusuhan 22 Mei Bukan Abu Bakar Ba’asyir

Adinda Sherlina

Kejati DKI Jakarta Teliti Berkas Perkara Tersangka Pembobolan ATM Ramyadjie Priambodo

Adinda Sherlina

Denny JA Singgung Dukungan UAS ke Prabowo: Too Little and Too Late

Adinda Sherlina

Cek Namamu di Sini! Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 DPR & MPR RI

Adinda Sherlina

Tanggapan Mendagri saat Diminta Tengahi Perseteruan Yasonna Laoly dengan Wali Kota Tangerang

Adinda Sherlina

Video Detik Detik Kapal Pengawas Perikanan Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi 381 Di Laut Natuna Utara

Adinda Sherlina

Basuki Akan Percepat Infrastruktur di 5 Kawasan Destinasi Prioritas 6 Triliun Kucurkan Dana Rp 7

Adinda Sherlina

Leave a Comment