Internasional

Hari Ini dalam Sejarah: 2 September 1666, Kebakaran Besar Hanguskan London

<div id='Sejarah'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Kebakaran besar London adalah peristiwa kebakaran hebat yang pernah melanda Kota London pada 2 September 1666. Kebakaran ini terjadi selama empat hari dari Minggu 2 September hingga Rabu 5 September 1666.

Peristiwa ini mengakibatkan 70 persen kota habis terbakar dan menghanguskan 13.500 rumah, 87 gereja, 44 gedung perusahaan serta kawasan seluas 373 hektare ikut terdampak. Sementara jumlah korban jiwa yang tercatat hanya delapan orang. Namun diduga, jumlah korban jiwa lebih besar daripada angka tersebut.

<div id='Kronologi'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Kebakaran berawal dari toko roti milik Thommas Farriner yang berada di Pudding Lane. Farriner dan keluarga terbangun akibat asap yang mucul dari lantai bawah tempat di mana biasa digunakan untuk memanggang roti.

Farriner dan keluarga yang panik kemudian melarikan diri dari rumah tersebut dengan cara melompati atap rumah tetangganya. Seorang pelayannya yang takut akan ketinggian diketahui tewas dan menjadi korban pertama dalam peristiwa tersebut. Awalnya api berkobar tak terlalu besar dan hanya membakar rumah milik Farriner saja.

Namun, setelah itu angin besar muncul dan membuat api makin berkobar. Pemukiman di Kota London saat itu yang saling berhimpitan dengan material kayu yang gampang terbakar dan angin yang terus berhembus membuat kebakaran makin meluas dan menghanguskan sebagian besar Kota London. Kawasan pertama yang terbakar hebat tentu saja adalah daerah toko kue Farriner berada.

Api kemudian menjalar ke seluruh penjuru kota. Diceritakan, orang orang mulai berhamburan menuju Sungai Thames untuk menyelamatkan diri. Setelah angin tak terlalu besar, orang orang kemudian berupaya memadamkan api.

Satu di antaranya dengan merobohkan rumah yang belum terbakar agar kebakaran tak semakin besar. Setelah keadaan mulai membaik, para arsitek di Kota London membuat rancangan dan penataan kota yang lebih baik. Para arsitek menata dan membagi antara wilayah pemukiman dengan bisnis, tempat hiburan, jalan dan berbagai fasilitas lainnya.

Tak hanya itu, para arsitek juga memikirkan cara untuk menanggulangi kebakaran apabila sewaktu waktu bencana tersebut kembali menimpa kota. <div id='Londontahun1666'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> London di tahun 1666 adalah kota yang kacau balau secara fisik dan penataan kota.

Kota digambarkan dengan pemukiman kumuh disertai jalan sempit dna berkelok. Gang gang berbatu membelah rumah rumah kayu yang semrawut.

Baca Berita Lain

Terkait Kasus 4 WNI Positif Corona di Singapura Jadi 5 Orang

Adinda Sherlina

Siti Aisyah: Bahagia Sekali, Saya Tak Berpikir Hari Ini Akan Bebas

Adinda Sherlina

Pemerintah Tidak akan Sewenang-wenang Terhadap Personel PM Jepang

Adinda Sherlina

3 Jan 1924 – Howard Carter Menemukan Peti Mati Emas Firaun Mesir Tutankhamun Hari Ini dalam Sejarah

Adinda Sherlina

Pendukungnya Tak Diwajibkan Pakai Masker Donald Trump Gelar Kampanye

Adinda Sherlina

Hati Hati Beli Tiket Rugby Dan Olimpiade Jepang 2020 Di Situs Ini

Adinda Sherlina

Karyawan di India yang Bekerja di Kantor Ini Gunakan Helm Cegah Cedera Kepala

Adinda Sherlina

Kim Jong Un Masih Hidup & Sehat Penasihat Presiden Korsel

Adinda Sherlina

Terkena Bakteri Pemakan Daging Usai Perawatan Manikur, Seorang Ibu Hampir Kehilangan Jari Tangannya

Adinda Sherlina

Leave a Comment