Seleb

Farhat Abbas Sebut Diizinkan Bawa Hp Saat Jenguk Pablo Benua Dan Galih Ginanjar Polisi Beri Bantahan

Polisi membantah perkataan Farhat Abbas yang menyebut dirinya telah mendapat izin untuk membawa ponsel saat menjenguk Pablo Benua & Galih Ginanjar. Pengacara Farhat Abbas mengaku sudah dapat izin dari pihak kepolisian untuk membawa ponsel saat menjenguk dua tersangka kasus ikan asin, Galih Ginanjar dan Pablo Benua. Seperti yang diberitakan, Galih Ginanjar dan Pablo Benua terkena imbas dari ulah Farhat Abbas yang membawa ponsel saat menjenguk ke rutan.

Karena Farhat Abbas, Galih Ginanjar dan Pablo dipindahkan ke sel tikus dan tidak boleh dijenguk. Sel tikus atau sel isolasi merupakan ruangan yang ditujukan untuk para tahanan yang melanggar aturan yang ada di Rutan, seperti yang dilakukan Farhat Abbas hingga berdampak pada Galih Ginanjar dan Pablo Benua. Mengetahui hukuman itu, Farhat mengaku sudah mengantongi izin sebelumnya untuk membawa ponsel.

Diwartakan Kompas.com, awalnya Farhat mengaku sempat ditegur oleh anggota polisi yang tengah berjaga di rutan ketika mengeluarkan ponselnya. Saat ditegur, Farhat menjelaskan maksud tujuannya membawa ponsel, yakni untuk merekam permintaan maaf Galih untuk sang mantan istri, Fairuz A Rafiq soal kasus yang menjeratnya. Setelah menyampaikan tujuannya, Farhat kemudian diizinkan oleh pihak kepolisian.

Merasa telah mendapat izin, mantan suami Nia Daniaty itu pun menilai polisi telah berbuat dzalim pada Pablo dan Galih karena menjebloskan keduanya ke sel tikus. "Tapi setelah saya pulang, katanya orang ini (Pablo dan Galih) dimasukkan ke sel tikus. Ini kezaliman kepada tahanan Polda Metro Jaya," ungkap Farhat. Mengenai pengakuan Farhat tersebut, pihak kepolisian memberikan bantahan tegas.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman menyampaikan bantahan terkait pemberian izin untuk membawa ponsel ke rutan. Dikatakan Barnabas, anggotanya satu per satu ditanya dan tidak ada yang mengizinkan. "Enggaklah, mana ada (petugas mengizinkan). Anggota saya sudah saya tanyai satu satu, sudah dilarang. Enggak mungkin anggota saya mengizinkan, dia kan tahu aturan," ujar Barnabas, masih dikutip dari sumber yang sama.

Lebih lanjut, ia juga mengaku telah menegur atu regu yang berjaga di rutan lantaran lengah melakukan pengawasan, sehingga Farhat dapat membawa ponsel ke dalam rutan. "Iya satu regu yang saya tegur keras. Satu regu ada 10 orang. Kalau sampai terulang lagi, satu regu saya grounded (tidak boleh berjaga di rutan)," kata Barnabas. Larangan membawa ponsel ke dalam rutan itu juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Dikatakan Argo, pihaknya memiliki aturan yang ketat bagi para tamu yang menjenguk tahanan. Sebelum masuk rutan, para tamu harus melalui tahap pengecekan barang bawaan terlebih dahulu. Argo menilai Farhat telah mengelabui petugas Rutan Polda Metro Jaya untuk menyelundupkan ponsel saat menjenguk tersangka Galih Ginanjar dan Pablo Benua.

"Orang yang berbuat tidak baik itu kan tentu ingin menggunakan modus tersendiri untuk mengelabui petugas, kelengahan petugas, dan sebagainya," kata Argo. Diberitakan sebelumnya, Farhat Abbas membuat sebuah video saat menjenguk Galih di Rutan Polda Metro Jaya. Video tersebut berupa permintaan maaf Galih pada mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Di video, Galih mengaku tidak bermaksud untuk menghina di vlog ikan asin. "Ya aku minta maaf ya, aku juga enggak bermaksud ngomong seperti itu," ucap Galih Ginanjar. Galih ingin Fairuz menyadari kalau ia juga peduli dengan putra mereka.

"Ya kamu inget dong, aku kan juga inget Faaz," kata Galih Ginanjar. Di video itu, selain minta maaf, Galih juga mengungkit jasanya kepada mediang ayah Fairuz dan putra kandungnya, King Faaz. "Aku juga dulu pernah merawat Papa kamu."

"Pernah deket sama Papa kamu," ujarnya. Galih pun berharap jasa jasa yang pernah ia lakukan pada Fairuz dan sang anak mampu membuat mantan istrinya itu memaafkannya. Farhat Abbas kemudian membagikan rekaman tersebut di laman Instagram pribadinya.

Kini, video permintaan maaf tersebut dipermasalahkan karena melanggar aturan. Galih Ginanjar terkena imbasnya dan harus dipindahkan ke sel tikus, sel khusus yang diperuntukkan bagi tahanan yang melanggar tata tertib. Sedangkan Pablo Benua juga terkena imbasnya karena Farhat Abbas turut membagikan potretnya bersama suami dari Rey Utama itu ketika di dalam rutan.

Baca Berita Lain

Lihat Foto-fotonya Ivan Gunawan Perankan Dewi Arimbi di Pagelaran Wayang Orang ‘Arjuna Murca’

Adinda Sherlina

Yura Yunita Mimpi Bertemu Glenn Fredly kisah Sedang Naik Pesawat Terbaik yang Pernah Dinaikinya

Adinda Sherlina

Melly Goeslaw Lihat Foto Grafik Detak Jantung Sahabatnya Rata Sebelum Ria Irawan Meninggal

Adinda Sherlina

Novia Kolopaking Sering Komunikasi dengan Keluarga Adi Kurdi Kelar Syuting

Adinda Sherlina

Nikita Mirzani Singgung Soal Pendapatan Keduanya Buktikan Diri Tak Diberi Nafkah Dipo Latief

Adinda Sherlina

Bongkar Kinerja KD MKD DPR Angkat Bicara soal Saling Sindir Antara Krisdayanti & Aurel Hermansyah

Adinda Sherlina

Gading Marten Didoakan Segera Menikah, Sahabat Tunjuk Wanita Ini, Ayah Gempi Malu Malu : Yang Mana ?

Adinda Sherlina

Baim Wong Ungkap Soal Phobia Sang Istri Paula Verhoeven Beberkan Keanehan yang Dialami Selama Hamil

Adinda Sherlina

Pesan Fitri Tropica buat Bayi yang Akan Segera Dilahirkannya

Adinda Sherlina

Leave a Comment