Sport

Erick Thohir Ungkap Alasannya Tak Ingin Jadi Menpora

Nama Erick Thohir disebut sebut akan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Kerja Jilid II Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apa tanggapan Erick Thohir soal kabar itu? Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) Maruf Amin langsung menolak disebut masuk dalam bursa calon Menpora. "Terus kalau saya Menpora kan conflict of interest , bisnisnya banyak di olahraga," jelas Erick Thohir. Menurut dia, ada banyak figur yang layak untuk menduduki kursi Menpora. Namun, dia tidak menyebut siapa siapa saja kandidat yang dinilainya layak jadi Menpora. "Saya rasa banyak juga figur figur yang bagus," kata mantan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) ini. Bagi Erick Thohir, berkontribusi untuk memajukan Indonesia, tidak harus masuk birokrasi pemerintahan.

Erick Thohir kembali punya waktu bersama keluarga, setelah mengabdi menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) Maruf Amin. Kan enak back to reality . Spend time sama keluarga. Kan kita (saya) ndak mau dipanggil 'om' (oleh anak anaknya)," tutur Erick Thohir. Selama Asian Games dan di TKN, Erick Thohir mengakui dirinya jarang sekali di rumah bersama keluarga. Pada Sabtu dan Minggu pun terkadang ia masih fokus pada pekerjaaannya di Asian Games dan TKN.

Keluarganya, kata dia, memang sudah memahami karakter dirinya yang total dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan. Namun, dia menyadari juga perlu menarik diri dari kesibukan kesibukan untuk bersama sama keluarga. Karena itu dia memilih tidak kembali mencalonkan diri Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Selain untuk regenerasi, ia ingin bersama sama dengan keluarganya. "karena saya perlu juga tarik napas dan spend waktu dengan keluarga," ujarnya. Erick Thohir menilai, menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dinilai bukan hal sulit bagi Indonesia.

Apalagi, menurut Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, ekonomi Indonesia akan masuk dalam G 9 pada 2030 mendatang. Pengalaman sukses menyelengaraan Asian Games 2018 lalu, dinilai menjadi catatan menyakinkan bagi Indonesia untuk mampu menyelenggarakan Olimpiade 2032 mendatang. Erick menjelaskan, menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 akan menjadi batu loncatan bagi olahraga nasional.

Karena tim sepakbola, basket dan cabang olahraga lainnya punya kesempatan main di kasta tertinggi olahraga di dunia. "Kapan lagi tim sepakbola kita main di Olimpiade? Kapan lagi tim basket kita main di Olimpiade?" tegas mantan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) ini. Menjadi tuan rumah Olimpiade, kata dia, juga akan mencatatkan Indonesia menjadi negara keempat di Asia, setelah Tiongkok, Jepang dan Korea bisa menyelenggarakan pesta olahraga dunia tersebut.

"Kapan lagi kita menjadi negara keempat di Asia bisa menyelenggarakan Olimpiade? Kapan lagi?" ucapnya. Kunci sukses menjadi tuan rumah Olimpiade menurut dia, adalah kesolidan dan sikap optimistis. Hal itu ia terapkan saat menjadi Ketua INASGOC.

"Problem kita itu dua sebenarnya. Kita selalu tidak solid dan pesimis ketika ada sesuatu yang besar. Pengalaman Asian Games begitu. Tapi buktinya kita bisa. Jalankan saja. Yang penting hasilnya," tegasnya. Karena itulah menurut Erick Thohir perlu energi baru untuk memimpin Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019 2023. Erick Thohir memastikan tahun 2032 tak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

"2032 saya tidak running lagi ketua KOI, 9 Oktober ada kongres, saya tidak mencalonkan lagi. 2032 itu umur saya 60 lebih, saya mengharapkan selalu ada regenerasi. Kalau ketua KOI bisa lebih muda dari saya, why not? Supaya ada energi baru," kata Erick Thohir. Siapa pun yang terpilih nanti, akan memiliki target memastikan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Untuk itu Erick Thohir terjun dalam penjaringan mencari pemimpin baru KOI.

Jokowi Kirim Surat agar Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 Presiden Joko Widodo membenarkan telah mengirimkan surat ke International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach, di Sekretariat IOC agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. "Suratnya sudah dikirim," ujar Jokowi saat dijumpai di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Permintaan agar Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan olahraga sedunia itu, menurut Jokowi, pernah disampaikannya secara informal ketika bertemu Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach, beberapa waktu lalu. "Dulu, waktu ketemu Ketua Olimpiade, sudah disampaikan bahwa kita memiliki keinginan untuk ikut," ujar Jokowi. Ia pun berharap cita cita tersebut terwujud supaya citra Indonesia di mata dunia semakin meningkat.

Apalagi, mengingat Indonesia memiliki pengalaman menjadi penyelenggara event olahraga se Asia. Penyerahan surat pengajuan sebagai tuan rumah Oliampiade 2032 telah diserahkan Dubes RI di Bern, Muliaman D. haddad, pada 11 Februari 2019. Surat itu telah diterima Thomas Bach dan kabarnya disambut baik, mengingat Indonesia sukses menggelar Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Selain Indonesia, India dan Korea Utara Selatan merupakan negara yang sudah menyatakan ketertarikannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Selain itu, ada pula Australia dan China. Proses pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 sendiri, paling lambat akan dilakukan tahun 2024. (*)

Baca Berita Lain

Tim Futsal Juventus Club Indonesia Malang Juara Euro Futsal Championship 2019

Adinda Sherlina

Live Streaming Trans7 MotoGP Italia 2019 Hari Ini Digelar Free Practice 1 Dan 2, Tonton Lewat HP

Adinda Sherlina

Legenda Balap GP500 Marc Marquez Kalahkan Rekor Mick Doohan Jadi Juara Dunia 6 Kali

Adinda Sherlina

Gregoria Mariska Tunjung Bertemu Juara Dunia 2013 di Awal Kejuaraan Malaysia Masters 2020

Adinda Sherlina

Kita Akan Adakan Tiap Tahun IM Basketball Open Turnamen 2019 Rampung Digelar Ketua Pelaksana

Adinda Sherlina

Jadwal Timnas Voli Putri: Indonesia Vs Jepang, Asian Senior Women’s Volleyball Championship 2019

Adinda Sherlina

Indonesia Peringkat Ketujuh Update Perolehan Medali SEA Games 2019; Filipina Kokoh Puncak Klasemen

Adinda Sherlina

Marquez Ketiga Duo Yamaha Terdepan Hasil FP1 MotoGP Thailand 2019 Rossi

Adinda Sherlina

Alex Asmasoebrata Harapkan Pemilihan Ketua Umum PP Pordasi Berjalan Fair & Objektif

Adinda Sherlina

Leave a Comment