Metropolitan

Banjir di Jakarta Buat PLN Padamkan Listrik di 724 Titik Agar Warga Tidak Tersetrum

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan pengamanan listrik saatbanjiryang terjadi di Jakarta. Hujan mengguyur seluruh kawasan saat pergantian tahun baru menyebabkan beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. PLNmelakukan pemadaman sementara aliran listrik di wilayah yang terdampak banjir demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya arus listrik.

Hingga pukul 09.30 WIB, PLN memadamkan listrik di 724 wilayah Jakarta yang mengalami banjir. Ini termasuk di Karet Pasar Baru Barat dan sekitarnya, Kedoya Utara, Tanjung Duren, Pancoran, Pejaten Timur, Jati Petamburan, Perum Billy Moon Pondok Kelapa, Jalan Kebon Jeruk Raya, dan Kompleks Jatibening. Kemudian, PLN juga memadamkan listrik di Jalan Raya Daan Mogot Kalideres, Jalan Swadarma Raya, Jalan Pos Pengumben, Jalan Sektor Ciledug, Jalan Bangka Kemang, Duta Indah Square, Perumahan Taman Bougenville, Perumahaan Taman Wiana Jatibening, dan Perumahan Pinewood Wibawamukti.

"Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai benar benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik," ungkap Ikhsan Asaad, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta melalui rilis media, Rabu (1/1/2020). Ikhsan menyebut, setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik. "PLN dan perwakilan warga nantinya akan menandatangani berita acara penormalan aliran listrik bila semua perangkat listrik dari sisi warga maupun PLN sudah sama sama siap," tambah Ikhsan.

Adapun berikut iimbauan PLN kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air. Seorang remaja di kawasan pemukiman warga di Serdang,Kemayoran, Jakarta Pusat, meninggal dunia karenatersetrum aliran listrikmenyusulhujan derasyang terjadi di Jakarta sejak dinihari tadi dan menyebabkan banjir di pemukiman warga shubuh tadi. Korban bernamaArfiko Alif Ardana (16 thn).

"Saat peristiwa terjadi ketinggian banjir di pemukiman warga mencapai 40 cm," ungkap Lukman Aziz. Korban tersetrum akibat tiang listrik yang mengalami kebocoran setrum. Dan kemudian setrum menyengat korban hingga tewas.

Saat ini jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Reaksi singkat Anies Baswedan tatkala disindir Presiden Jokowi soal banjir Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak berkomentar banyak dan langsung berlalu begitu ditanya mengenai tanggapannya terkait sindiran Presiden Jokowi soal banjir Jakarta.

Senyuman tipis tersungging di bibir Anies Baswedan sebelum kemudian memilih menghindari pertanyaan. Gubernur DKI JakartaAnies Baswedantak ingin berkomentar banyak terkait tanggapan Presiden Joko Widodo mengenai banjir Jakarta. Saat itu Jokowimeminta Gubernur DKI JakartaAnies Baswedanuntuk terus melakukan pencegahan banjir dengan pembersihan selokan dan pelebaran Ciliwung.

Ketika ditanyakan hal ini, Anies hanya tersenyum dan enggan menjawab sambil berlalu."Cukup ya," ucap Anies singkat, di gudang beras PT Food Station, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019). Anies lalu segera menuju mobil dinasnya yang saat itu sudah disiapkan oleh para pengawal. Diketahui, Presiden Joko Widodo mengomentari genangan yang muncul di sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Selasa (17/12/2019).

Jokowimeminta Gubernur DKI JakartaAnies Baswedanuntuk terus melakukan pencegahan banjir dengan pembersihan selokan dan pelebaran Ciliwung. "Sangat tergantung sekalibanjir di Jakartaitu pembersihan got. Kemudian juga pelebaran dari Sungai Ciliwung yang sampai di Jakarta sudah menyempit," ujar Jokowi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019). Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengingatkan Anies soal pengelolaan pintu air di Ibu Kota. Selain itu, juga terkait pentingnya pengerukan waduk.

"Manajemen pengelolaan pintu air termasuk pengerukan waduk waduk di Jakarta, seperti Waduk Pluit dan lainnya," ujar Jokowi. Menanggapi Jokowi, Kepala Dinas SDA Juaini berujar, waduk waduk di Jakarta sudah dikeruk sejak Juni 2019, sebelum memasuki musim hujan. "Sudah dari bulan Juni. Sebelum disuruh, kami sudah kerjakan duluan, enggak pakai disuruh," ujar Juaini saat dihubungi, Rabu (18/12/2019).

Waduk waduk di lima wilayah kota masih dikeruk hingga kini. Selain mengeruk waduk yang ada, Pemprov DKI juga membangun sejumlah waduk baru, seperti Waduk Kampung Rambutan I dan II, Sunter, dan Pondok Ranggon. Dinas SDA juga mengeruk saluran saluran air.

Baca Berita Lain

Ini Penjelasan SP3 Sudinsos 6 Juta di Pinggir Jalan Tambora Orang Gila Hamburkan Uang Rp 7

Adinda Sherlina

4 Triliun buat Pelaku UMKM Ibu Kota Bank DKI Sudah Kucurkan Dana Rp 1 Hingga September 2019

Adinda Sherlina

Mahasiswa & Buruh Sampaikan Tuntutan Hari Sumpah Pemuda Berhias Unjuk Rasa di Jakarta

Adinda Sherlina

Komunitas Lingkungan dan Pelajar Peringati Hari Air Sedunia di Sungai Ciliwung

Adinda Sherlina

Lembaga Pengembangan Guru di Daerah Tertinggal We The Teachers

Adinda Sherlina

SPBU Cirendeu Jadi Saksi Bisu Tempat Parkir Mobil Berisi Mayat Ayah Anak Yang Dibunuh Istri Muda

Adinda Sherlina

Kami Muak dengan Narkoba Dukung Langkah BNN Manajemen Colosseum Jakarta

Adinda Sherlina

Sudah Rusak, Petugas Kesulitan Otopsi Jenazah Dalam Ember yang Kejutkan Warga Tangsel

Adinda Sherlina

PLN Ganti 11.279 Meteran Listrik Pelanggan yang Rusak Pasca Banjir

Adinda Sherlina

Leave a Comment